Pengaruh Solarisasi Tanah dan Bahan Organik terhadap Ketahanan Hidup Rigidoporus lignosus Penyebab Penyakit Busuk Akar Putih
2019
Fitriani, Lisa Bela | Widodo
Busuk akar putih (Rigidoporus lignosus) merupakan penyakit paling berbahaya di antara penyakit akar lainnya pada pertanaman karet. Cendawan tersebut dapat menyerang seluruh fase pertumbuhan tanaman, namun keparahan penyakit tertinggi terjadi pada tanaman karet muda. Infeksi patogen ini menyebabkan penurunan populasi dan penurunan hasil pada pertanaman karet yang cukup signifikan. Solarisasi tanah merupakan salah satu cara disinfeksi tanah yang dapat dilakukan sebelum penanaman. Perlakuan solarisasi tanah lebih aman, ramah lingkungan dan efektif dalam mengendalikan hama dan penyakit tular tanah, karena dapat menghindari penggunaan senyawa kimia sintetik pada tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perlakuan solarisasi tanah dan penambahan bahan organik terhadap daya tahan hidup cendawan patogen R. lignosus. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan enam perlakuan yaitu tanpa penambahan bahan organik + tanpa solarisasi tanah (B0S0), dengan penambahan bahan organik + tanpa solarisasi tanah (B1S0), tanpa penambahan bahan organik + 3 minggu solarisasi tanah (B0S3), dengan penambahan bahan organik + 3 minggu solarisasi tanah (B1S3), tanpa penambahan bahan organik + 4 minggu solarisasi tanah (B0S4), dengan penambahan bahan organik + 4 minggu solarisasi tanah (B1S4). Setiap perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan solarisasi tanah secara nyata dapat menghambat pertumbuhan R. lignosus pada kedalaman 5 dan 15 cm dari permukaan tanah. Sedangkan penambahan bahan organik pada tanah tidak memiliki pengaruh secara nyata pada pertumbuhan R. lignosus. Lamanya solarisasi tanah mempengaruhi tingkat penekanan pertumbuhan patogen.
Показать больше [+] Меньше [-]