Sustainability Status Analysis of Seaweed Cultivation (Eucheuma cottonii) in Barru Regency: Rap-Seaweed Modification Method: Analisis Status Keberlanjutan Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii) di Kabupaten Barru: Metode Modifikasi Rap-Seaweed
2023
Rusdi, Rismawaty | Irwan, Irninthya Nanda Pratami | Yani, Fitri Indah
Английский. Barru Regency is one of the largest seaweed producing areas in South Sulawesi. The sustainability of seaweed cultivation is influenced by various factors, including ecological, economic, social, institutional and technological. This study aims to analyze sustainability status of seaweed cultivation in Barru Regency. The method used is Multidimensional Scaling (MDS) approach which is analyzed by RAP SEAWEED. Several parameters from each dimension were analyzed to assess existing condition of seaweed cultivation in Barru Regency. The results showed that seaweed cultivation in Barru Regency was classified as quite sustainable on social and technological dimensions and was classified as less sustainable on institutional, economic and ecological dimensions. Parameter analysis using stress, R-Square, and monte carlo values shows accuracy of model and attributes are feasible for use innbsp; analysis. The results of nbsp;sustainability status analysis which are still classified as lacking need to be addressed by taking into account several attributes that have high sensitivity innbsp; leverage analysis. Evaluation of attributes for increasing sustainability score can be a basic consideration in formulating a strategy for sustainable management of seaweed cultivation in Barru Regency
Показать больше [+] Меньше [-]индонезийский. Kabupaten Barru merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Sulawesi Selatan. Keberlanjutan budidaya rumput laut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk analisis status keberlanjutan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru. Metode yang digunakan adalah pendekatan Multidimensional Scalling (MDS) yang dianalisis dengan RAP-SEAWEED. Beberapa parameter dari masing-masing dimensi dianalisis untuk menilai kondisi eksisting usaha budidaya rumput laut di Kabupaten Barru. Hasil penelitian menunjukkan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru tergolong dalam kategori cukup berkelanjutan (quite sustainable) pada dimensi sosial dan dimensi teknologi dan tergolong kategori kurang berkelanjutan (less sustainable) pada dimensi kelembagaan, dimensi ekonomi, dan dimensi ekologi. Analisis parameter menggunakan nilai stress, R-Square, dan monte carlo menunjukkan keakuratan model dan atribut layak untuk digunakan dalam analisis. Hasil analisis status keberlanjutan yang masih tergolong kategori kurang perlu dibenahi dengan memperhatikan beberapa atribut yang memilikinbsp; sensitifitas tinggi pada analisis leverage. Evaluasi atribut untuk peningkatan skor keberlanjutan dapat menjadi pertimbangan dasar dalam merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru.
Показать больше [+] Меньше [-]