Pembuatan Es Krim Mangrove sebagai Upaya Pengembangan Ide Inovasi Pangan UMKM Desa Kaliwlingi | The Pembuatan Es Krim Mangrove sebagai Upaya Pengembangan Ide Inovasi Pangan UMKM Desa Kaliwlingi
2023
Alindra, Putri Sausan Azzahra | Rohmah, Annisa Nur | Sabam | Astandifiyah, Raihani Hasna | Winanda, Syuhaira Asyva | Fathullah, Fathurrahman Bin Muhammad | Azzahra, Fatimah | Fitri, Dita Amalia | Fitri, Selma Destiana | Mustamu, Edwina Gabriela Tesalonika | Yani, Ahmad
индонезийский. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak 2020 memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di masyarakat. Desa Wisata Mangrove Pandansari Kaliwlingi juga menghadapi dampak penurunan pendapatan yang sangat drastis akibat terdampak pandemi. Jumlah wisatawan yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat menurun sehingga pendapatan ekonomi masyarakat menurun. Kegiatan sosialisasi pembuatan es krim mangrove diadakan dengan kerjasama antara mahasiswa KKN-T IPB dengan Kelompok PKK Desa Kaliwlingi yang merupakan kelompok yang aktif bergerak dalam pengembangan UMKM desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, pada 27 Juli 2022 dan dihadiri oleh 21 orang ibu-ibu anggota PKK. Kegiatan dimulai dengan pengenalan daun mangrove api-api yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan es krim mangrove dan dilanjut dengan demonstrasi pembuatan es krim dan uji kesukaan dengan metode uji hedonik terhadap hasil es krim mangrove yang telah dibuat. Kegiatan ini menghasilkan ide untuk anggota PKK mengenai produk inovasi pangan es krim mangrove dan pemahaman terhadap pembuatannya. Uji kesukaan terhadap es krim mangrove menghasilkan data sebanyak 61,9% peserta suka dengan es krim mangrove, 23,8% sangat suka, dan 14,3% agak suka. Hasil pengamatan dengan pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa masyarakat dapat memahami cara penggunaan daun mangrove dalam pembuatan es krim mangrove yang disampaikan dalam materi sosialisasi. Selain itu, es krim mangrove menjadi ide inovasi pangan untuk dikembangkan oleh UMKM Desa Kaliwlingi.
Показать больше [+] Меньше [-]Английский. The Covid-19 pandemic that has hit Indonesia since 2020 has significantly impacted society's economic and tourism sectors. The Pandansari Kaliwlingi Mangrove Tourism Village is also facing a very drastic decline in income due to the effects of the pandemic. The number of tourists, a source of income for the community, has decreased, resulting in a decline in the community's economic gain. The socialization activity for making mangrove ice cream was held in collaboration between IPB KKN-T students and the Kaliwlingi Village PKK Group, a group actively involved in developing village MSMEs. This activity was held at the Kaliwlingi Village Hall, Brebes District, Brebes Regency, on July 27, 2022, and was attended by 21 women members of the PKK. The activity began with an introduction to api-api mangrove leaves, which are used as raw material for making mangrove ice cream. It continued with a demonstration of making ice cream and a preference test using the hedonic test method for the results of the mangrove ice cream that had been made. This activity generated ideas for PKK members regarding innovative mangrove ice cream food products and an understanding of their manufacture. The preference test for mangrove ice cream produced data that 61.9% of participants liked it, 23.8% liked it very much, and 14.3% liked it somewhat. The results of observations using a qualitative approach show that the community can understand how to use mangrove leaves in making mangrove ice cream, which is presented in the socialization material, and mangrove ice cream has become a food innovation idea to be developed by Kaliwlingi Village MSMEs.
Показать больше [+] Меньше [-]