[Cropping system of cotton in rainfed land]
1998
Hariyono, B. | Machfud, M. | Riajaya, P.D. (Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat, Malang (Indonesia))
印度尼西亚. Pengembangan kapas akan berhasil dengan memperbaiki teknologinya. Dari aspek agronomis, pengaturan pertanaman atau sistem bertanam adalah salah satu komponen yang perlu ditentukan dengan benar. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan sistem pertanaman kapas adalah kondisi iklim, tanah, karakteristik tanaman dan kondisi sosial ekonomi petani. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka sistem tanam kapas yang dinilai sesuai untuk dikembangkan di lahan tadah hujan adalah tanam berjalur (strip cropping). Kapas 6-12 baris ditanam berdampingan dengan 3-9 baris jagung, dengan 1-2 baris kacang hijau ditumpangsarikan di antara barisan kapas. Menjelang jagung dipanen, ditanam 3 baris kacang hijau (tumpang gilir) di antara barisan jagung. Jumlah barisan kapas dan jagung tergantung tujuan petani penanam. Jika mementingkan keamanan pangan maka jumlah baris jagungnya lebih banyak. Sebaliknya jika menginginkan pendapatan atau uang tunai lebih banyak maka jumlah barisan kapasnya lebih banyak
显示更多 [+] 显示较少 [-]