Farming analysis for corn in East Java (Indonesia): case study on optimum dosage fertilization
2002
Martawijaya, S. (Universitas Brawijaya, Malang (Indonesia). Fakultas Ekonomi)
英语. One of many causes of low maize productivity in East Java is farmers reluctance to fully grasp the maize cultivating methods, particularly the level of fertilization. The experiments held at the Experiments Station in East Java (Kendalpayak). The experiments, held by the agronomist, are aimed to find the fertilizer level that can be obtained the highest productivity. While farmers did not certain yet fertilizing their land as the agronomists have found and recommended. For farmers in general are not fully concerned with highest productivity. The income from their crops both is more important. Therefore, these experiments want to find the level of fertilization that give both optimal net profit and the highest productivity. The experiments have found that the exact fertilizer dosage that reach both the highest productivity and net profit are 40 g P2O5 and 60 kg K2O per hectare
显示更多 [+] 显示较少 [-]印度尼西亚. Salah satu sebab rendahnya produktivitas jagung di Jawa Timur adalah karena petani belum sepenuhnya mengadopsi metode bercocok tanam jagung, khususnya tingkat penggunaan pupuk sesuai dengan hasil percobaan yang telah dilakukan oleh stasiun percobaan di Jawa Timur (Kendalpayak). Percobaan yang dilakukan oleh para agronomist adalah mencari tingkat penggunaan pupuk secara teknis yang menghasilkan produktivitas tertinggi. Sementara itu, petani produsen belum tentu mau melakukan pemupukan sebagaimana yang telah ditemukan dan dianjurkan oleh para agronomis. Sebab bagi petani pada umumnya tidak sepenuhnya berkepentingan dengan produktivitas yang tertinggi saja. Tetapi yang lebih penting bagi mereka adalah berapa banyak pendapatan (uang) yang mereka terima dari usaha taninya tersebut. Oleh sebab itu penelitian ini ingin menemukan tingkat pemupukan yang memberikan tingkat keuntungan bersih yang optimal dan bukan semata-mata tingkat produksi saja. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang memberikan produktivitas yang tertinggi dan keuntungan bersih tertinggi adalah pada dosis pemupukan 40 kg P2O5 dan 60 kg K2O tiap hektar
显示更多 [+] 显示较少 [-]