[Destruction of remained stands caused by forest exploitation at PT Inhutani I areas in Yamdena Island]
1996
Sinaga, M. (Balai Penelitian Kehutanan, Kupang (Indonesia)) | Akhmad, C.
印度尼西亚. Kualitas struktur tegakan tinggal pada areal bekas tebangan HPH PT. Inhutani I di P. Yamdena masih lebih baik dari persyaratan minimal TPTI. Tingkat dominasi dilihat dari nilai INP-nya adalah sebagai berikut: Semai (Seedling) didominasi oleh Torem (31.25 persen), Deriae (17.59 persen), Dungun (11.67 persen), dan Ingi/Linggua (11.23 persen); pancang (sapling) didominasi oleh Deriae (16.61 persen), Langili (13.63 persen), Yerun/matoa (8.45 persen), dan Dungun (6.75 persen); tiang (poles) didominasi oleh Deriae (23.93 persen), Langili (23.85 persen), Waur (15.50 persen), dan Natan (6.03 persen); dan pohon diameter 20 cm-up (trees) didominasi Deriae (54.40 persen), Langili (29.79 persen), Ingi/Linggua (17.91 persen), dan Frae/Merbau (12.80 persen). Eksplotasi hutan di areal tebangan (1995/1996) HPH PT. Inhutani I Pulau Yamdena menyebabkan kerusakan tegakan tinggal adalah sebesar 10,35 persen s/d 39,67 persen, rata-rata 27,98 persen dengan simpangan baku 9,02 persen. Bentuk persamaan regresi yang diperoleh adalah Y=8.580 + 0.066 X1 + 0.203 X2 + 0.501 X3, dengan R2=76.8 persen. Berdasarkan analisis stepwise diketahui bahwa selisih koefisien determinasi tiap faktor (peubah) adalah sebagai berikut: kontribusi jumlah pohon rusak (X3) terhadap Y sebesar 72,25 persen, kerapatan jalan sarad (X1) sebesar 4.53 persen dan jumlah pohon ditebang (X2) sebesar 0,05 persen
显示更多 [+] 显示较少 [-]