[Increase of corn production by improving the technique of soil management]
1996
Wityanara, S.A.S. | Moentono, M.D.
印度尼西亚. Untuk meningkatkan produksi jagung diperlukan teknologi budidaya yang optimal. Perbaikan teknik pengelolaan lahan berlainan untuk setiap agroekosistem. Pada lahan tadah hujan dan irigasi, pertanaman jagung musim hujan memerlukan pengaturan kerapatan dan kedalaman saluran drainase. Dengan kerapatan dan kedalaman saluran drainase 8,45 persen dan 10 cm, jagung musim hujan di lahan irigasi Sukamandi dapat menghasilkan sekitar 6,85 t/ha. Sedangkan pertanaman jagung musim kemarau memerlukan pengaturan pengairan. Di lahan irigasi Sukamandi jagung memerlukan pengairan yang cukup (interval sekitar 5 hari sekali) pada fase tanaman muda (sampai umur tanaman 2 minggu), selanjutnya pengairan dapat diperjarang (interval sekitar 10 hari sekali) hingga panen. Pada lahan kering, pertanaman jagung akan lebih baik bila barisan tanaman terletak pada guludan yang dibuat tegak lurus kemiringan lahan. Pengapuran diperlukan untuk lahan yang mempunyai pH kurang dari 5,5 dengan cara dilarik dalam barisan tanaman. Pada lahan dengan pH 4,6-4,8 pemberian kapur sebanyak 2 t/ha, memberikan kenaikan hasil jagung sekitar 67,22 persen dibandingkan dengan yang tidak dikapur
显示更多 [+] 显示较少 [-]