Pengaruh Kombinasi Probiotik, Ubi Jalar Ungu, dan Zinc terhadap Tebal Epitel Usus Mencit Jantan BALB/c Kolitis Ulseratif terinduksi Asam Asetat
2025
Ghefira Tsuraya | Conita Yuniarifa | Atina Hussaana | Mohamad Riza | Masfiyah Masfiyah
Latar Belakang: Penggunaan probiotik untuk memperbaiki kolitis masih belum memuaskan, sehingga perlu diberikan kombinasi probiotik, ubi jalar ungu, dan zinc. Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi probiotik, ubi jalar ungu dan zinc terhadap tebal epitel. Metode: Penelitian eksperimental post test only randomized control group design menggunakan 30 ekor mencit yang dibagi menjadi 6 kelompok, K-, K+, PI, P2, P3 diinduksi asam asetat 4% pada hari ke-1 kecuali kelompok KN, selanjutnya setiap kelompok diberikan perlakuan selama 5 hari, K- diberi aquades, K+ diberi sulfasalazine 1,3 mg/20 g BB, P1 diberi probiotik 0,078 mg/20 gBB + ubi jalar ungu 0,00169 g/20 gBB, P2 diberi probiotik 0,078 mg/20 gBB + zinc 0,052 mg/20 gBB, P3 diberi kombinasi probiotik 0,078 mg/20 gBB + ubi jalar ungu 0,00169 g/20 gBB + zinc 0,0052 mg/20 gBB. Preparat histologi menggunakan Hematoxylin-Eosin dilihat dalam perbesaran 400× dengan 10 lapang pandang. Hasil: Hasil rerata tebal epitel KN (75,48±5,09), K- (28,02±5,60), K+ (69,1±13,82), P1 (47,05±9,41), P2 (48,6±9,73), P3 (71,57±14,31). Dianalisis dengan uji One Way Anova didapatkan perbedaaan bermakna antara kelompok (p-value<0,001). Uji Post Hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p-value<0,05) antar semua pasangan kelompok, kecuali antara kelompok K+ dengan kelompok P3 (p-value=0,134) dan kelompok P1 dengan kelompok P2 (p-value=0,349). Kelompok P3 merupakan kelompok yang memiliki rerata tertinggi (71,57±14,31). Kesimpulan: Kombinasi probiotik, ubi jalar ungu dan zinc berpengaruh terhadap tebal epitel usus mencit jantan BALB/c kolitis ulseratif.
显示更多 [+] 显示较少 [-]